Wednesday, January 14, 2009

Seberapa Besar KAPASITAS-mu ?

Berapa penghasilan bulanan yang kamu peroleh? Cukupkah buat penuhi kebutuhanmu dan keluarga? Dan, apakah kamu puas dengan jumlah yang kamu terima itu?

Jujur aja, jelas kita semua gak ada yang puas dengan apa yang telah kita peroleh. Mungkin alasannya, gak sesuai dengan apa yang udah kita kerjakan. Tapi, coba kamu kalkulasi dengan daftar kebutuhan yang harus kamu penuhi..., meskipun kita bilang gak cukup, tapi toh musti dicukup-cukupkan juga. Dan memang cukup, walau dengan perjuangan.

Sekarang, coba kamu bayangkan...
Gimana seandainya, tiba-tiba aja penghasilanmu naik 10 kali lipat dari jumlah sebelumnya. Entah itu disebabkan kenaikkan jabatan, kebanjiran order atau banyak klik legal di iklan Adsense-mu...

Apa yang terjadi...
Mungkin kamu belum menyadari, bahwa duit tersebut bakalan abis juga akhirnya. Abis... dan bahkan kamu sendiri bingung napa bisa abis secepat itu.

KapasitasmuMengapa bisa begitu...
Karena, ibarat diri kita ini sebuah gelas, kita telah dituangin air melebihi kapasitas, hingga meluber dan terbuang sia-sia. Hehehe.. Jangan keburu tersinggung yah.

Saya hanya pengin sharing tentang apa yang saya pikirkan mengenai rahasia ukuran berkat yang dilimpahkan Tuhan kepada masing-masing umatnya. Kadang kita melihat...

Ada sebagian orang yang memang beruntung dilahirkan dari keluarga kaya, dan seumur nidup akan terus kaya (pasti disekeliling kita banyak yang bisa dijadiin contoh).

Ada orang yang dilahirkan susah, tetapi lewat perjuangan keras maka dia mencapai kesuksesan dan menjadi kaya (yang ini bisa ditemui di biografi orang-orang sukses).

Ada juga orang yang dilahirkan susah, udah berusaha tapi tetap susah juga (ini terjadi di sebagian besar kita-kita. ampun deh...).

Apakah Tuhan sudah adil terhadap kita?
Jawabannya, jelas Tuhan maha adil dan pasti murah hati. Karena Tuhan menuangkan berkatnya berlimpah-limpah dengan jumlah liter yang sama untuk semua umat yang dikasihinya. Tetapi kapasitas kita buat terima berkat itulah yang berbeda-beda, satu sama lain.

Pengin menerima lebih banyak, perbesarlah kapasitasmu...
Apakah yang dimaksud kapasitas itu? Sulit sekali buat memahaminya bukan. Tapi saya ada satu pertanyaan yang jawabannya merupakan jawaban dari judul artikel ini, seberapa besar kapasitasmu?

Seandainya secara tiba-tiba kamu kejatuhan rejeki Rp.100juta, Apakah yang akan kamu perbuat?

11 comments:

ipanks said...

sebuah renungan yang bagus om.makasih yap om :D

btw pertamax ga yap? hehehe :D

Sang Penyamun 140109 said...

wow...kalo dapet 10 kali lipat dari yg sekarang, pasti nambah kapasitas deh gw, buru2 bikin anak banyak2 wuehehhehe.......! *kalo nambah istri gimana ya.....?!!?!?? Wuahahaha..

Harry SEEN THING said...

wah kalo aku sih yang penting bagaimana bisa naik jabatan dan dapet penghasilan yang ruaaarrrr biasa dari inet ku kang

budi tarihoran said...

awak mau perbesar kapasitas ampe 3 terabyte

OOM said...

Hidup memang seperti roda ya mas, kadang diatas kadang juga dibawah :(

Andre said...

bagus sekali bro :) mantap!

saya juga sedang memperbesar kapasitas saya sebagai "pencari duit" berbakat..wakakaka..:p

Yopan Prihadi said...

Ini dia Jawabannya....
Perbesar Kapasitas....Saya sangat...sangat setuju sekali dan typical ini yang seringkali tidak kita sadari dalam hidup ini.
Seringkali kita banyak meminta dan berharap namun tidak pernah mengukur kepada diri kita sendiri, seberapa jauh kita layak mendapatkannya..
Ikhlas dan terima...hanya itu jawaban singkat yg dapat mengobati jiwa materialisme kita.


Maaf Mas Anthony saya baru bisa mampir sekarang nih.

Anthony Harman said...

To ipanks;
Boleh direnungi, tapi jangan terlalu mendalam. Ntar keblinger, panks.
To Sang Penyamun 140109;
Pantes kapasitasnya gak naek2. Belum2 dah mau nambah istri sih :)
To Harry SEEN THING;
Moga2 kapasitasmu cepet nambah, coy
To budi tarihoran;
Bagus, bud. Berlipat2 lebih baik tuh
To Andre;
Mau dapet lebih. Perbesar kapasitas, Ndre
To Yapan Pribadi;
Pak Yopan menyempatkan diri berkunjung. Saya sangat berbesar hati neh

david said...

Sebuah tulisan yg bijak untuk di pahami....tp saya masih hidup ama ortu...he...he

hrxone said...

klo menurut saya adalah, selama yg yg saya rasakan dan lihat dari orang2 sebenarnya bukan berapa besar "kapasitas" mereka atau diri saya..tetapi malah seakan2 mereka memperkecil "kapasitas" mereka sendiri..contohnya adalah : orang2 yg senang mengatakan.... "Saya tidak mungkin melakukannya" atau "saya tidak cocok utk itu" ...menurut saya, kalimat2 seperti itu justru memperkecil kapasitas mereka sendiri, makanya sejak saat ini..saya selalu berpikir positif tentang diri saya sendiri, paling tidak menghargai diri kita sendiri untuk mencoba membuka lebih luas/besar lagi kapasitas saya pribadi :) ....menurut saya lho mas :)

kai said...

jelas Tuhan tu maha adil om..
cuman kadang kita yang gak adil ama diri sendiri..

Post a Comment

Gimana pendapat anda? Kasih komentarnya donk...

Kasih Comment, Bonus Link loh!!
(Tolong ingetin kalo kelupaan...)