Thursday, February 11, 2010

Oasis di tengah panasnya Kota Ponorogo

Pernah berkunjung ke Ponorogo? Kalo kalian kenal yang namanya Reog, dari kota inilah kebudayaan daerah ini berasal. Setiap melakukan tour bisnis ke daerah Jatim bagian barat, saya selalu melewati kota ini ketika menempuh perjalanan dari Madiun ke Trenggalek.

Nah, kalo pas kebetulan ke Ponorogo, jangan lupa mampir ke resto Joglo Manis. Letaknya di jalan Sultan Agung nomor 52. Cukup mudah menemukannya, karena memang tepat di tepi jalan raya di tengah kota Ponorogo.

Resto Joglo Manis

Sudah beberapa kali saya selalu menyempatkan diri menikmati menu2 khas Ponorogo di resto ini. Disainnya cukup unik, bangunan depan merupakan sebuah studio musik yang juga menyediakan suvenir dan pernak-perniknya. Tetapi tepat di sisi kiri bangunan utama, kita akan menemukan sebuah gerbang bernuansa etnik Jawa yang akan membawa kita ke lokasi resto yang asri dengan tanaman hijau yang bikin suasana sejuk. Bagai menemukan surga kecil di tengah panasnya siang di kota Ponorogo.


Resto Joglo Manis ini menyediakan banyak menu masakan tradisional Jawa yang bisa kamu pilih dan ambil sendiri secara prasmanan. Mulai ayam goreng Jawa, ikan bakar, gudeg, sate dan sayuran khas Ponorogo... semua tersedia di sini. Saya paling suka menyantap ayam lodho yang kental santannya, apalagi kalau ditambah berbagai macam sambal yang bisa kamu nikmati secara gratis, mulai sambal trasi, sambal korek, sambal lombok ijo, sampe sambal bawang. Mmm...

Bosen ambil2 sendiri? Eh, ternyata Resto Joglo Manis ini juga nyediain menu2 moderen yang bisa diorder langsung. Steak Jawa, Salad Jawa, Sop Iga sampe Hamburger.

Di sebuah sudut yang cukup rimbun dengan daun2 hijau, saya liat beberapa pengunjung menikmati hidangan, duduk lesehan sambil bersantai bersama laptopnya. Saya baru sadar kalo resto ini juga menyediakan fasilitas free Wi Fi.

Belakangan pas mampir ke sana kemaren, resto Joglo Manis ini bahkan menambahkan pertunjukan saweran sinden yang menghibur para pengunjung dengan alunan tembang2 Jawa yang bikin hati tentram. Semakin komplet aja...

Ngomong2, jadi males mau melanjutkan perjalanan. Hahaha...

11 comments:

Fi said...

ijin numpang tenar dulu yaaaah

Fi said...

belakangan dikota-kota semakin menjamur bisnis kuliner, meski secara sederhana "jualan makanan" tapi penyajiannya yang modern dan berkelas menjadi daya tarik dan melejitkan usaha ini jadi salah satu usaha yang paling menguntungkan.

Kristanto WDS said...

makan-ummmmmm..... kayaknya asik itu tempatnya.....

Oentoe_09 said...

mudah-mudahan kelak bisa ke sana.. ilustasi gambarnya bikin ngiler...

Fanda said...

Pasti ini postingnya jg memanfaatkan fasilitas free wi-fi-nya Joglo Manis yaa? Kapan ya aku bisa travelling lagi...

Artis Indonesia said...

Mantap.. jadi pengen ngerasain :)

Reza Fauzi said...

hmmm saya jadi pengen ke sana deh

annosmile said...

ke ponorogo baru sekali mas
itupun waktu masih kecil
klo kesana moga2 bisa mampir..nyicip kuliner ama reognya

Bung Eko said...

Wah, baca posting ini jadi pengen jajan yang enak-enak. :D Kapan ya bisa main ke Ponorogo? Saya ada temen di sana, tapi sekarang anaknya lagi kerja di Surabaya. Jadi, gak ada alasan deh mau ke sana. :D

yudi said...

kurang skrinsyut kulinernya mas, yang jarak dekat :D

hanif said...

sama jogja panas mana yah?

Post a Comment

Gimana pendapat anda? Kasih komentarnya donk...

Kasih Comment, Bonus Link loh!!
(Tolong ingetin kalo kelupaan...)