Friday, June 11, 2010

Mengeluh atau Bersyukur...

Suatu hari, seorang penjual daging melihat seekor anjing datang di tokonya dan dia mencoba mengusirnya. Tetapi anjing itu kembali lagi, ia menghampiri anjing itu dan melihat ada catatan di mulutnya, "Tolong sediakan 12 sosis, uangnya dimulut anjing ini."

Si penjual daging melihat ada uang $10 tersebut, diambilnya uang itu, lalu ia memasukkan sosis ke kantung plastik dan dia letakkan di mulut anjing itu. Si penjual daging sangat terkesan terhadap apa yang telah dilakukan oleh si anjing.

Kebetulan saat itu telah waktunya tutup toko, ia menutup tokonya dan mengikuti si anjing yg berjalan ke tempat penyeberangan. Si anjing meletakkan plastiknya, melompat dan menekan tombol penyeberangan, kemudian menunggu lampu hijau dan ia menyeberang.

Anjing tersebut sampai di halte bus dan melihat papan informasi, kemudian duduk. Sebuah bus datang mendekati halte, si anjing melihat nomor bus, kemudian kembali duduk.

Bus berikutnya tiba... yakin bus tersebut adalah bus yang benar, si anjing naik. Si penjual daging sangat terkagum2 sambil terus mengikuti anjing itu. Akhirnya si anjing berjalan kedepan, ia berdiri dengan 2 kaki belakangnya dan menekan tombol agar bus berhenti. Kemudian ia keluar dan berhenti depan rumah, lalu meletakkan kantung plastik bawaannya.

Kemudian ia membenturkan dirinya ke pintu rumah tersebut. Si penjual melihat seorang pria membuka pintu dan langsung memukuli, menendang serta menyumpahi anjing itu. Si penjual segera berlari untuk menghentikan tindakan pria tersebut.

"Apa yg kau lakukan? Anjing ini sangat jenius"
Pria itu menjawab, "Kau bilang anjing ini pintar? Dalam minggu ini sudah yang kedua kalinya anjing ini lupa membawa kunci!!"

Mungkin hal serupa sering terjadi di kehidupan kita. Sesuatu yang bagi kita tidak memuaskan, mungkin sesuatu yang sangat luar biasa bagi orang lain. Yang membedakan hanyalah seberapa besar penghargaan kita.

Pemilik anjing tidak menghargai kemampuan si anjing dan hanya terfokus pada kesalahannya. Sebaliknya, pemilik toko menganggap anjing tersebut luar biasa pintar.

Kita tidak menyadari bahwa setiap hari kita selalu di hadapkan pada 2 pilihan, hendak mengeluh atas berbagai hal yg kurang memuaskan, atau bersyukur atas berbagai karunia yg telah kita terima...

5 comments:

Bang Ir said...

ya,...ngerti sih maksudnya. semua penilaian dilihat dari segala kesalahan seseorang. jadi sekalipun itu pembunuh yang sedang berbuat baik, susah sekali untuk dipercaya !

Fanda said...

Bagus banget kisahnya mas! Seringkali yang kita lihat adalah kesalahan orang lain saja. Padahal tiap makhluk punya 2 sisi: baik dan buruk, kelebihan dan kelemahan. Susah menerima orang lain selama kita hanya fokus pada kelemahan saja. Sebaliknya itu juga pelajaran bagi kita untuk memilih pasangan/pimpinan/sahabat yang dapat melihat kelebihan kita. Bukan begitu?

joe said...

dengan bersyukur maka hidup akan indah ...

mubaroki said...

bersyukurlah engko...
hehehe...

Jasa SEO Murah said...

manfaat layanan service kami Jasa SEO Jakarta untuk menunjang website Butik Fashion atau mungkin ingin submit artikel di Free Submit Bookmark dan jika ingin Design Website silahkan menghubungi kami Jasa SEO Murah

untuk informasi seputar berita mengenai Info Lifestyle atau di sini Info Lifestyle

Post a Comment

Gimana pendapat anda? Kasih komentarnya donk...

Kasih Comment, Bonus Link loh!!
(Tolong ingetin kalo kelupaan...)